TRANSFORMASI BAHASA PEMPROGRAMAN DARI ZAMAN KE ZAMAN
Apakah anda tahu bahasa pemrograman ?
Lalu apakah bahasa pemrograman yang anda ketahui ?
Apakah anda mengetahui perkembangan bahasa pemrograman tersebut ?
Jika anda sama sekali tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan di
atas ada baiknya jika anda membaca artikel ini sampai tuntas, karena
kali ini saya akan menjelaskan sedikit tentang bahasa pemrograman dan
juga berkembangan dan revolusi dari bahasa pemrograman tersebut. Setelah
berjam-jam saya berpusing-pusing ria akhirnya saya selesai dalam
membuat sebuah diagram bahasa pemrograman. Berikut ini adalah diagram
yang telah saya buat untuk mempermudah anda dalam memahami perkembangan
bahasa programming :

Seperti terlihat pada diagram diatas, jumlah seluruh bahasa yang
telah saya hanya terdapat 15 bahasa programming. Tetapi sebenarnya yang
saya ketahui ada 226 jenis bahasa pemrograman dan mungkin yang
sebenarnya lebih banyak lagi dari pada itu. Saya tidak menjelaskan semua
bahasa pemrograman itu karna terlalu banyak dan juga saya bingung harus
mencari refrensi untuk menjelaskan tentang semua bahasa pemrograman
tersebut. Jadi saya hanaya membuat sedikit saja agar anda tidak terlalu
pusing dalam membacanya. Baiklah saya akan menjelaskan satu persatu
secara lebih mendetail.
1. Assembly
Bahasa rakitan atau lebih umum dikenal sebagai Assembly adalah bahasa pemrograman tingkat rendah yang digunakan dalam pemrograman komputer, mikroprosesor, pengendali mikro,
dan perangkat lainnya yang dapat diprogram. Bahasa rakitan merupakan
pengembangan dari bahasa mesin agar lebih mudah di mengerti oleh
manusia. Bahasa rakitan mengimplementasikan representasi atas kode mesin dalam bentuk simbol-simbol yang secara relatif lebih dapat dipahami oleh manusia. Berbeda halnya dengan bahasa-bahasa tingkat tinggi
yang berlaku umum, bahasa rakitan biasanya mendukung secara spesifik
untuk suatu ataupun beberapa jenis arsitektur komputer tertentu. Dengan
demikian, portabilitas bahasa rakitan tidak dapat menandingi
bahasa-bahasa lainnya yang merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi.
Bahasa Rakitan adalah cikal bakal dari semua bahasa programan yang ada
saat ini.
2. Fortran
Pertama kali dikembangkan pada tahun 1950. FORTRAN yang merupakan singkatan dari Formula Translator/Translation,
tetapi penggunaan huruf besar kemudian ditiadakan sejak versi Fortran
90. Pada awalnya fortran adalah bahasa pemrograman prosedural, akan
tetapi versi-versi terbaru dari Fortran kemudian dikembangkan dengan
memasukkan kemampuan object-oriented programming.
3. BASIC
BASIC, adalah singkatan dari Beginners’ All-purpose Symbolic Instruction Code adalah sebuah kelompok bahasa pemrograman tingkat tinggi.
Secara harfiah, BASIC memiliki arti “kode instruksi simbolis semua
tujuan yang dapat digunakan oleh para pemula”. Memang, istilah “Bahasa
BASIC” di sini juga bisa diartikan menjadi bahasa untuk pemula, atau
dengan kata lain, disebut sebagai bahasa dasar, tapi hal tersebut dirasa
kurang tepat, mengingat BASIC dapat juga digunakan oleh para pemrogram
ahli.
BASIC pertama kali dikembangkan pada tahun 1963 oleh John George Kemeny dan Thomas Eugene Kurtz yang berasal dari Dartmouth College, untuk mengizinkan akses terhadap komputer bagi para mahasiswa jurusan selain jurusan ilmu eksakta. Pada waktu itu, hampir semua komputer membutuhkan perangkat lunak,
dan waktu itu belum ada perangkat lunak yang dijual secara bebas,
sehingga hanya orang-orang tertentulah yang dapat menggunakan komputer,
yakni para matematikawan dan ilmuwan, karena mereka dapat membangun
perangkat lunak sendiri. Bahasa BASIC, setelah diciptakan menjadi
menjamur dan banyak dimodifikasi. Bahasa BASIC menjadi bahasa yang
paling populer digunakan pada komputer mikro pada akhir tahun 1970-an
dan komputer rumahan pada tahun 1980-an. Dan hingga saat ini, menjadi
bahasa yang dialeknya beberapa kali berevolusi.
4. Smalltalk
Smalltalk adalah bahasa pemrograman berorientasi objek yang dikembangkan oleh Xerox PARC. Ide dasar Smalltalk meliputi :
Semua adalah objek.
Objek bisa saling berkomunikasi melalui messages atau berita.
Semua tersedia untuk dimodifikasi
5. Pascal
6. C
Huruf C yang saya maksud bukanlah urutan ketiga dari abjad atau huruf melainkan sebuah bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman C dibuat pada tahun 1972 oleh Dennis Ritchie untuk Sistem Operasi Unix
di Bell Telephone Laboratories. Meskipun C dibuat untuk memprogram
sistem dan jaringan komputer namun bahasa ini juga sering digunakan
dalam mengembangkan software aplikasi. C juga banyak dipakai oleh
berbagai jenis sistem operasi dan aplikasi computer.
7. C++
C++ adalah bahasa pemrograman komputer C++ dikembangkan di Bell Labs (Bjarne Stroustrup)
pada awal tahun 1970-an, Bahasa itu diturunkan dari bahasa sebelumnya,
yaitu C, Pada awalnya, bahasa tersebut dirancang sebagai bahasa
pemrograman yang dijalankan pada sistem Unix, Bjarne Stroustrup pada Bell labs pertama kali mengembangkan C++ pada awal 1980-an,
Untuk mendukung fitur-fitur pada C++, dibangun efisiensi dan sistem
support untuk pemrograman tingkat rendah (low level coding). Pada C++
ditambahkan konsep-konsep baru seperti class dengan sifat-sifatnya
seperti inheritance dan overloading. Salah satu perbedaan yang paling
mendasar dengan bahasa C adalah dukungan terhadap konsep Object Oriented
Programming
8. Visual Basic
Microsoft Visual Basic (sering disingkat sebagai VB saja) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang menawarkan Integrated Development Environment (IDE) visual untuk membuat program perangkat lunak berbasis sistem operasi Microsoft Windows dengan menggunakan model pemrograman (COM). Visual Basic merupakan turunan bahasa pemrograman BASIC dan menawarkan pengembangan perangkat lunak komputer berbasis grafik dengan cepat.
9. Perl
Perl adalah bahasa pemrograman untuk segala keperluan, dikembangkan pertama kali oleh Larry Wall di mesin Unix. Perl dirilis pertama kali pada tanggal 18 Desember 1987. Perl tersedia pula untuk berbagai sistem operasi varian Unix (SunOS, Linux, BSD, HP-UX), juga tersedia untuk sistem operasi seperti DOS, Windows, PowerPC, BeOS, VMS, EBCDIC, dan PocketPC. Dukungan terhadap pemrograman berbasis object oriented programming ditambahkan pada Perl 5, yang pertama kali dirilis pada tanggal 31 Juli 1993. Proyek pengembangan Perl 6 dimulai pada tahun 2000.
Buku “Programming Perl” yang diterbitkan oleh O’Reilly Media memiliki
sampul depan yang bergambar unta. Setelah itu buku ini dikenal sebagai Buku Unta.
Gambar unta ini kemudian digunakan secara luas sebagai lambang dari
Perl. O’Reilly memiliki hak cipta atas gambar ini tetapi menyatakan
bahwa mereka hanya akan menggunakan jalur hukum untuk melindungi
ketepatan dan kesamaan lambang unta ini. O’Reilly memperbolehkan
penggunaan non-komersial atas lambang ini dan menyediakan logo
“Programming Republic of Perl” dan gambar tombol “Powered by Perl”
10. Python
Python adalah bahasa pemrograman interpretatif multi guna dengan filosofi perancangan yang berfokus pada tingkat keterbacaan kode. Python dikembangkan oleh Guido van Rossum pada tahun 1990
di CWI, Amsterdam. Python diklaim sebagai bahasa yang menggabungkan
kapabilitas, kemampuan, dengan sintaksis kode yang sangat jelas, dan
dilengkapi dengan fungsionalitas pustaka standar yang besar serta
komprehensif.
Python mendukung multi paradigma pemrograman, utamanya; namun tidak dibatasi; pada pemrograman berorientasi objek, pemrograman imperatif, dan pemrograman fungsional. Salah satu fitur yang tersedia pada python adalah sebagai bahasa pemrograman dinamis
yang dilengkapi dengan manajemen memori otomatis. Seperti halnya pada
bahasa pemrograman dinamis lainnya, pyhton umumnya digunakan sebagai bahasa skrip
meski pada prakteknya penggunaan bahasa ini lebih luas mencakup konteks
pemanfaatan yang umumnya tidak dilakungan dengan menggunakan bahasa
skrip. Python dapat digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan
perangkat lunak dan dapat berjalan di berbagai platform sistem operasi.
11. Ruby
Ruby pertama kali dibuat oleh seorang programmer Jepang bernama Yukihiro Matsumoto. Pada tahun 1993 Yukihiro ingin membuat sebuah bahasa skripting
yang memiliki kemampuan orientasi obyek. Pada saat itu pemrograman
berorientasi obyek sedang berkembang tetapi belum ada bahasa pemrograman
scripting yang mendukung pemrograman obyek. Penulisan Ruby dimulai pada
Februari 1993 dan pada Desember 1994 dirilis versi alpha dari Ruby. Pada awal perkembangan Ruby, Yukihiro menulis Ruby sendiri sampai pada tahun 1996 sudah terbentuk komunitas Ruby yang banyak mengontribusikan perkembangan Ruby.
Ruby adalah bahasa pemrograman dinamis berbasis skrip yang berorientasi obyek.
Tujuan dari ruby adalah menggabungkan kelebihan dari semua
bahasa-bahasa pemrograman skrip yang ada di dunia. Ruby ditulis dengan
bahasa pemrograman C dengan kemampuan dasar seperti Perl dan Python.
12. Java
Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++
namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan
rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java
umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose),
dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi
seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi
java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, “Tulis sekali, jalankan di mana pun“.
Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer
digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai
jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.
13. PHP
Pada awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang digunakan untuk mengolah data formulir dari web.
Selanjutnya Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend
menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik, dan
lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998, perusahaan tersebut merilis
interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP: Hypertext Preprocessing.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0.
PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai pada awal abad
ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk membangun
aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas
yang tinggi.
Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah paradigma berorientasi objek.
PHP: Hypertext Preprocessor adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS.
14. Delphi
Delphi adalah sebuah IDE Compiler untuk bahasa pemrograman Pascal dan lingkungan pengembangan perangkat lunak. Produk ini dikembangkan oleh CodeGear sebagai divisi pengembangan perangkat lunak milik Embarcadero, divisi tersebut sebelumnya adalah milik Borland. Bahasa Delphi, atau dikenal pula sebagai object pascal (pascal dengan ekstensi pemrograman berorientasi objek (PBO/OOP)) pada mulanya ditujukan hanya untuk Microsoft Windows, namun saat ini telah mampu digunakan untuk mengembangkan aplikasi untuk Linux dan Microsoft .NET framework (lihat di bawah). Dengan menggunakan Free Pascal yang merupakan proyek opensource, bahasa ini dapat pula digunakan untuk membuat program yang berjalan di sistem operasi Mac OS X dan Windows CE
15. C#
C# (dibaca: C sharp) merupakan sebuah bahasa pemrograman yang berorientasi objek yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai bagian dari inisiatif kerangka .NET Framework. Bahasa pemrograman ini dibuat berbasiskan bahasa C++ yang telah dipengaruhi oleh aspek-aspek ataupun fitur bahasa yang terdapat pada bahasa-bahasa pemrograman lainnya seperti Java, Delphi, Visual Basic, dan lain-lain) dengan beberapa penyederhanaan.
Bahasa pemrograman C# dibuat sebagai bahasa pemrograman yang bersifat bahasa pemrograman general-purpose (untuk tujuan jamak), berorientasi objek,
modern, dan sederhana. Bahasa pemrograman C# ditujukan untuk digunakan
dalam mengembangkan komponen perangkat lunak yang mampu mengambil
keuntungan dari lingkungan terdistribusi. C# ditujukan agar cocok digunakan untuk menulis program aplikasi baik dalam sistem klien-server (hosted system) maupun sistem embedded (embedded system), mulai dari perangkat lunak yang sangat besar yang menggunakan sistem operasi yang canggih hingga kepada perangkat lunak yang sangat kecil yang memiliki fungsi-fungsi terdedikasi.
Meskipun aplikasi C# ditujukan agar bersifat ‘ekonomis’ dalam hal kebutuhan pemrosesan dan memori komputer,
bahasa C# tidak ditujukan untuk bersaing secara langsung dengan kinerja
dan ukuran perangkat lunak yang dibuat dengan menggunakan bahasa
pemrograman C dan bahasa rakitan. Bahasa C# harus mencakup pengecekan jenis (type checking) yang kuat, pengecekan larik (array), pendeteksian terhadap percobaan terhadap penggunaan Variabel-variabel yang belum diinisialisasikan, portabilitas kode sumber, dan pengumpulan sampah (garbage collection) secara otomatis.
Bagaimana setelah kalian membaca itu semua apakah kalian sudah
mengerti. Perlu di ketahui bahwa belajar bahasa pemrograman tidak bisa
di lakukan dengan setengah hati namun harus di lakukan dengan setulus
hati. Dan yang terpenting adalah kemauan untuk bisa dan tidak menyerah.
Setelah saya membuat artikel ini cukup lama dan cukup memakan waktu jadi
kembali saya ingatkan bagi ada yang ingin memasang artikel saya ke blog
anda, janganlah seenaknya.
sumber : rihanrosihan.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar